Contoh Daftar Riwayat Hidup yang Kreatif dan Menarik

Contoh Daftar Riwayat Hidup yang Kreatif dan Menarik

Contoh daftar riwayat hidup – Membuat daftar riwayat hidup (CV) adalah langkah penting dalam mencari pekerjaan. CV yang baik akan memperlihatkan kemampuan dan kualifikasi Anda, sehingga meningkatkan peluang Anda untuk diterima di perusahaan yang diinginkan.

Namun, membuat CV yang menarik dan kreatif bisa menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kami akan memberikan contoh daftar riwayat hidup yang kreatif dan menarik untuk membantu Anda membuat CV yang dapat memikat perhatian calon pemberi kerja.

Contoh Daftar Riwayat Hidup yang Kreatif dan Menarik

Siapa di sini yang sedang mencari pekerjaan dan bingung cara membuat daftar riwayat hidup yang menarik? Tenang saja, berikut ini cahloker akan memberikan contoh daftar riwayat hidup yang kreatif dan unik untuk memikat perhatian calon pemberi kerja.

Jangan khawatir kalau kamu belum pernah membuat CV sebelumnya, karena di sini akan dijelaskan secara detail dan mudah dipahami. Jadi, siap-siap dapatkan ide-ide brilian untuk membuat CV-mu yang terbaik!

1. Personal Information (Informasi Pribadi)

Sekarang, mari kita mulai dari bagian paling awal dalam membuat daftar riwayat hidup yang menarik yaitu informasi pribadi atau personal information. Bagian ini terdiri dari beberapa hal penting yang harus kamu cantumkan di CV-mu. Yuk, kita bahas satu per satu!

  • Nama Lengkap (dengan Gelar Jika Ada)

Tentunya nama lengkap adalah informasi paling mendasar yang harus kamu tuliskan di daftar riwayat hidupmu. Tapi, apa kamu tahu kalau menambahkan gelar ke dalam nama bisa memberikan kesan elegan dan profesional? Contohnya, “Bambang Santoso, S.T.” atau “Putri Wulandari, S.Kom.”.

  • Alamat Lengkap

Pastikan kamu mencantumkan alamat lengkapmu dengan benar dan jelas agar calon pemberi kerja mudah menghubungi kamu. Jangan lupa juga untuk menambahkan kode pos agar tidak ada kesalahan pengiriman surat.

  • Nomor Telepon dan Email yang Dapat Dihubungi
Baca Juga:  Panduan Bagaimana Cara Menolak Lamaran Kerja. Mudah dan Praktis

Nah, ini juga penting banget karena biasanya perusahaan akan menghubungi kamu melalui nomor telepon atau email yang kamu cantumkan di CV-mu. Pastikan nomor telepon dan emailmu aktif dan mudah dihubungi ya!

  • Status Pernikahan (Jika Relevan)

Untuk kamu yang sudah menikah, kamu bisa mencantumkan status pernikahan di daftar riwayat hidupmu. Tapi, kalau belum menikah juga nggak apa-apa kok tidak mencantumkannya. Hehe.

2. Pendidikan (Education)

Bagian berikutnya yang harus kamu cantumkan di CV-mu adalah riwayat pendidikan atau education. Bagian ini akan menjelaskan latar belakangmu dalam hal akademik. Mari kita lihat lebih detail!

  • Pendidikan Terakhir yang Telah Diselesaikan

Tuliskan jenis pendidikan terakhir yang telah kamu selesaikan, apakah itu SMA, D3, atau S1. Contoh: “Sarjana Teknik Informatika”.

  • Nama Institusi Pendidikan

Jangan lupa untuk mencantumkan nama institusi pendidikanmu dengan jelas dan benar. Contoh: “Universitas Gadjah Mada”.

  • Jurusan dan Konsentrasi yang Diambil

Pastikan kamu menuliskan jurusan dan konsentrasi yang kamu ambil dengan benar. Contoh: “Jurusan Teknik Informatika dengan konsentrasi Jaringan Komputer”.

  • Tahun Kelulusan

Cantumkan tahun kelulusanmu, karena hal ini akan memberikan gambaran kepada calon pemberi kerja mengenai pengalamanmu dalam bidang yang kamu pelajari.

  • Prestasi Akademik (Jika Ada)

Kalau kamu punya prestasi akademik yang membanggakan, jangan lupa untuk mencantumkannya di CV-mu. Prestasi ini akan menambah nilai plus di mata calon pemberi kerja. Contoh: “Mendapatkan IPK 3,9 selama kuliah”.

Baca Juga: Gagal Move On dari Panggilan Interview Penipuan? Ini Solusinya!

3. Pengalaman Kerja (Work Experience)

Bagian selanjutnya yang juga penting untuk kamu tuliskan di CV-mu adalah pengalaman kerjamu atau work experience. Ini akan memperlihatkan kepada calon pemberi kerja bahwa kamu memiliki pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu tuliskan di bagian pengalaman kerja:

  • Nama Perusahaan

Tuliskan dengan jelas nama perusahaan tempat kamu bekerja. Contoh: “PT ABC Indonesia”.

  • Posisi yang Dipegang

Jangan lupa untuk mencantumkan posisi yang kamu pegang selama bekerja di perusahaan tersebut. Contoh: “Junior Marketing Executive”.

  • Tanggal Mulai dan Berakhirnya Bekerja

Cantumkan periode waktu kamu bekerja di perusahaan tersebut dengan jelas, agar calon pemberi kerja bisa mengetahui pengalaman kerjamu dengan lebih detail. Contoh: “Maret 2019 – Juni 2021”.

  • Deskripsi Tugas dan Tanggung Jawab

Tuliskan deskripsi tugas dan tanggung jawab yang kamu lakukan selama bekerja di perusahaan tersebut. Contoh: “Menjalin hubungan dengan klien baru dan lama, mempersiapkan proposal penjualan, dan melakukan presentasi penjualan kepada klien”.

  • Prestasi yang Pernah Diraih Selama Bekerja di Perusahaan Tersebut
Baca Juga:  Cara Membuat CV Online Gratis dalam Bahasa Indonesia

Kalau kamu punya prestasi yang diraih selama bekerja di perusahaan tersebut, jangan ragu untuk mencantumkannya di CV-mu. Prestasi ini akan memberikan gambaran kepada calon pemberi kerja bahwa kamu memiliki kemampuan yang baik di bidangmu. Contoh: “Mendapatkan penghargaan sebagai sales terbaik sepanjang tahun 2020”.

4. Keterampilan (Skills)

Bagian selanjutnya yang juga penting untuk kamu tuliskan di CV-mu adalah keterampilan atau skills yang kamu miliki. Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu tuliskan di bagian keterampilan:

  • Keterampilan Teknis

Tuliskan keterampilan teknis yang kamu miliki, seperti bahasa pemrograman, penggunaan perangkat lunak, atau keterampilan teknologi. Contoh: “Menguasai bahasa pemrograman Java, Python, dan C++”.

  • Keterampilan Antarpribadi

Tuliskan keterampilan antarpribadi yang kamu miliki, seperti kemampuan presentasi, negosiasi, atau keterampilan kepemimpinan. Contoh: “Mampu melakukan presentasi dengan baik, memiliki kemampuan negosiasi yang kuat, dan memiliki keterampilan kepemimpinan yang baik”.

  • Sertifikasi yang Dimiliki (Jika Ada)

Kalau kamu memiliki sertifikasi yang relevan dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar, jangan ragu untuk mencantumkannya di CV-mu. Contoh: “Sertifikasi Certified Information Systems Security Professional (CISSP)”.

Baca Juga: Cara Menjawab Undangan Interview Via WA: 5 Tips Agar Kamu Diterima!

5. Pengalaman Organisasi (Organizational Experience)

Selain pengalaman kerja, kamu juga bisa menuliskan pengalaman organisasi atau organizational experience di CV-mu. Bagian ini akan memberikan gambaran kepada calon pemberi kerja bahwa kamu aktif dan berpartisipasi dalam organisasi yang berbeda. Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu tuliskan di bagian pengalaman organisasi:

  • Nama Organisasi

Tuliskan nama organisasi yang kamu ikuti dengan jelas dan benar. Contoh: “Himpunan Mahasiswa Informatika”.

  • Jabatan atau Posisi yang Dipegang

Jangan lupa untuk mencantumkan jabatan atau posisi yang kamu pegang selama menjadi anggota organisasi tersebut. Contoh: “Ketua Divisi Kreatif”.

  • Tanggal Mulai dan Berakhirnya Menjadi Anggota Organisasi

Cantumkan periode waktu kamu bergabung dengan organisasi tersebut, agar calon pemberi kerja bisa mengetahui pengalaman organisasimu dengan lebih detail. Contoh: “Agustus 2017 – Juni 2021”.

  • Deskripsi Kegiatan dan Prestasi yang Pernah Diraih

Tuliskan deskripsi kegiatan dan prestasi yang kamu lakukan selama bergabung dengan organisasi tersebut. Contoh: “Membuat desain merchandise yang menarik dan inovatif, serta mendapatkan penghargaan sebagai Ketua Divisi Terbaik selama 2 tahun berturut-turut”.

Contoh Daftar Riwayat Hidup

Berikut adalah 5 contoh Dafyar Riwayat Hidup tulis tangan yang bisa kalian jadikan referensi:

Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan yang Baik dan Benar

Contoh Daftar Riwayat Hidup

Contoh CV Tulis Tangan Fresh Graduate

Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan yang Baik dan Benar

Contoh CV Lamaran Kerja Tulis Tangan

Contoh Riwayat Hidup Tulis Tangan

Contoh Cara Mengisi Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan

Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan

Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan yang Baik dan Benar

Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan

FAQ Contoh Daftar Riwayat Hidup

Q: Apa yang harus saya sertakan dalam daftar riwayat hidup saya?

A: Anda harus menyertakan informasi pribadi, pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan pengalaman organisasi (jika ada). Pastikan juga untuk menyertakan prestasi yang pernah diraih untuk menunjukkan kemampuan Anda.

Q: Apakah saya perlu menyertakan foto dalam daftar riwayat hidup?

Tidak selalu diperlukan, namun dalam beberapa kasus, foto dapat membantu calon pemberi kerja mengenali Anda lebih baik.

Q: Bagaimana cara membuat daftar riwayat hidup yang menarik?

Anda bisa membuat daftar riwayat hidup yang menarik dengan memperhatikan format, tata bahasa yang baik, dan juga menambahkan sedikit kreativitas yang mencerminkan kepribadian Anda. Misalnya, Anda bisa menambahkan warna dan desain yang sesuai dengan kepribadian Anda, atau menggunakan kalimat-kalimat yang menarik untuk memperkenalkan diri Anda.

Q: Apakah saya harus menyebutkan semua pengalaman kerja saya?

Tidak harus. Anda bisa memilih pengalaman kerja yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Namun, pastikan untuk mencantumkan pengalaman kerja yang dapat menunjukkan kemampuan dan kualifikasi Anda.

Q: Berapa lama seharusnya daftar riwayat hidup saya?

Tidak ada aturan baku mengenai panjang daftar riwayat hidup. Namun, pastikan informasi yang disertakan cukup lengkap dan relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

Kesimpulan

Membuat daftar riwayat hidup yang menarik dan kreatif dapat meningkatkan peluang Anda untuk diterima di perusahaan yang diinginkan. Dalam membuat daftar riwayat hidup, pastikan untuk menyertakan informasi yang relevan dan memperhatikan format dan tata bahasa yang baik.

Baca Juga:  Apa Sih Bedanya Job Seeker dan Pelamar Kerja?

Namun, jangan lupa untuk menambahkan sedikit kreativitas yang mencerminkan kepribadian Anda. Dengan begitu, daftar riwayat hidup Anda akan menjadi lebih menarik dan memikat perhatian calon pemberi kerja.

Semoga contoh daftar riwayat hidup yang kami berikan dapat membantu Anda dalam menciptakan CV yang kreatif dan unik. Terima kasih telah membaca artikel ini!